Ngumpul ASIK Tangerang: Why Would I Want a Relationship with God?

  • Beranda
  • Event
  • Ngumpul ASIK Tangerang: Why Would I Want a Relationship with God?

Tangerang, 27 Maret 2026

Apa arti sahabat sejati menurut kamu?

Pertanyaan sederhana ini langsung menghidupkan suasana Ngumpul ASIK. Dengan penuh antusias, beberapa anak muda mulai berbagi. “Sahabat itu yang selalu ada saat kita butuh tempat bercerita,” ujar Nola. “Yang tahu kita lebih dari teman-teman lain,” tambah yang lain. Hana pun melengkapi, “Seseorang yang tahu baik buruknya kita, tapi tetap mau bersama kita.”

Dari jawaban-jawaban itu, kita bisa melihat bahwa setiap orang merindukan hubungan yang tulus—hubungan di mana kita diterima apa adanya.

Menariknya, dalam Yohanes 15:15, Yesus sendiri menyebut murid-murid-Nya sebagai sahabat. Bayangkan, Sang Pencipta alam semesta memanggil kita sahabat. Perasaan diterima, dihargai, dan dicintai itu pasti terasa begitu dalam. Yesus bukan hanya sekadar teman biasa, tapi sahabat sejati yang setia dan tidak pernah meninggalkan kita.

Bahkan dalam Ibrani 13:5, kita diingatkan bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. Kasih-Nya tidak tergantung keadaan, tidak berubah karena kesalahan kita, dan tidak bisa dipisahkan dari hidup kita.

Namun dalam kenyataannya, hidup sering kali terasa kosong. Ada yang bergumul dengan keluarga yang tidak harmonis, ada juga yang sudah meraih banyak hal tapi tetap merasa ada yang kurang. Kekosongan itu sering kali muncul karena kita mencari kepenuhan dari hal-hal yang terbatas.

Padahal, hanya Tuhan yang bisa benar-benar memenuhi hati manusia. Kita diciptakan untuk terhubung dengan-Nya, dan tanpa hubungan itu, selalu ada ruang kosong yang tidak terisi.

Sering kali kita berpikir bahwa kita harus menjadi baik, sempurna, atau “layak” dulu baru bisa dikasihi Tuhan. Tapi kenyataannya justru sebaliknya—Tuhan mengasihi kita tanpa syarat. Kasih-Nya datang lebih dulu, bahkan saat kita masih jauh dari-Nya.

Dalam sesi Ngumpul ASIK ke 4 kali ini, melalui video dari Alpha Youth Series, para peserta diajak untuk melihat bahwa memiliki hubungan dengan Tuhan bukanlah tentang aturan, melainkan tentang relasi. Sebuah hubungan yang membawa harapan baru—seperti kepompong yang berubah menjadi kupu-kupu, hidup kita pun bisa mengalami perubahan yang indah.

Sesi sharing pun semakin hangat ketika peserta diminta menceritakan hadiah paling spesial yang pernah mereka terima. Zefa bercerita tentang dus berisi peralatan mandi dari temannya, Shella mengenang kotak handmade berisi surat dan foto kenangan, sementara Doday menerima peralatan rumah untuk mengisi rumah barunya. Semua hadiah itu terasa begitu berarti, bukan karena nilainya, tetapi karena diberikan dengan kasih.

Begitu pula dengan kasih Tuhan. Ia tidak ingin kita berjuang untuk mendapatkan kasih-Nya. Ia hanya ingin kita menyadari bahwa kita sudah dikasihi—sepenuhnya, tanpa syarat.

Ngumpul ASIK menjadi ruang bagi anak muda untuk bertanya, berbagi, dan bertumbuh bersama. Tidak hanya belajar melalui video, tapi juga membangun relasi, bermain bersama, dan memuji Tuhan dalam kebersamaan yang hangat.

 

✨ Ayo datang dan ajak teman-temanmu!
🗓 Setiap Jumat minggu ke-2 dan ke-4 setiap bulan
⏰ Pukul 19.00 – selesai
📍 Gedung Heartline Center Tangerang
📲 Konfirmasi kehadiran: 0821 1303 0350 (Hana)