ASIK! Creative Class Video Production: Belajar Mengolah Cerita Lewat Visual

  • Beranda
  • Event
  • ASIK! Creative Class Video Production: Belajar Mengolah Cerita Lewat Visual

Tangerang, 7 Maret 2026 – Kreativitas anak muda kembali diperlengkapi melalui ASIK! Creative Class Video Production yang diselenggarakan di Gedung Heartline Center Tangerang. Kelas kreatif ini menghadirkan dua trainer berpengalaman di bidangnya, yaitu J. Baptista Anton, S.Sn., M.I.Kom, seorang Sutradara, Penata Kamera sekaligus Dosen Sinematografi Fakultas Desain UPH, serta Ka Yonas Aristo, selaku SPV Multimedia Design Yayasan YASKI.

Dalam kelas ini, para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pemahaman praktis mengenai bagaimana menghasilkan karya video yang baik dan bermakna.

Materi pertama yang dibahas adalah Visual Language and The Camera. Peserta diajak memahami bagaimana kamera menjadi “bahasa visual” dalam sebuah karya video. Mulai dari mengenal bagian-bagian kamera, pengaturan kamera, cara mengontrol cahaya, memahami temperature warna, hingga teknik komposisi seperti rule of thirds. Selain itu peserta juga belajar berbagai jenis pengambilan gambar seperti shot type / framing, camera angle, serta camera movement yang membantu menyampaikan emosi dan cerita secara lebih kuat.

Materi kedua adalah Planning & Lighting. Dalam sesi ini peserta diajak memahami pentingnya perencanaan sebelum proses produksi dimulai. Sebuah karya video yang baik lahir dari konsep yang matang. Mulai dari ide cerita, penulisan naskah, pembuatan storyboard, perencanaan anggaran, pitching ide, pemilihan talent, hingga persiapan properti dan wardrobe. Tidak kalah penting, peserta juga belajar tentang lighting set up yang menjadi salah satu elemen utama dalam membangun suasana sebuah film.

Selanjutnya, peserta mempelajari Audio Production Techniques. Dalam dunia film, suara memegang peranan yang sangat penting—bahkan sering disebut sebagai 50% dari keseluruhan pengalaman menonton. Materi ini membahas penggunaan mikrofon, teknik rekaman suara, proses mixing dan mastering, hingga audio editing. Peserta juga diajak memahami pentingnya suara tambahan atau sound design untuk memperkuat emosi dalam sebuah adegan.

Materi terakhir adalah Post Production & Distribution. Tahap ini sering disebut sebagai tempat di mana “keajaiban” terjadi. Post production bukan sekadar memperbaiki kesalahan saat produksi, tetapi menjadi proses third writing dari sebuah film. Di sinilah footage mentah diukir, dibentuk, dan dipoles menjadi karya yang utuh. Prosesnya meliputi transfer materi dari kamera ke hard drive, menyortir scene, proses editing, penambahan audio, color grading, hingga mengekspor hasil akhir untuk berbagai platform seperti web, broadcast, maupun DVD.

Tidak hanya mendengarkan materi, para peserta juga dapat melihat langsung cara penggunaan peralatan produksi, seperti kamera dan lighting. Bahkan, dalam sesi praktik, peserta diajak melakukan pengambilan video menggunakan gadget masing-masing, sehingga mereka dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang baru dipelajari.

Keseruan acara ini juga dirasakan langsung oleh para peserta.

Seru banget dan pematerinya informatif,” ujar Brave, salah satu peserta.

Menarik sih, apalagi tadi ada praktek pengambilan video segala macam, jadi menambah wawasan,” tambah Irvan.

Acara ini diselenggarakan oleh Komunitas ASIK (Aku Suka Ikut Kristus) bersama Yayasan YASKI dan Radio Heartline Tangerang. Creative Class ini bukan kali pertama diadakan, melainkan menjadi salah satu kegiatan rutin Komunitas ASIK untuk memperlengkapi anak muda dengan berbagai keterampilan kreatif. Harapannya, setiap talenta yang dimiliki dapat digunakan untuk menyebarkan kabar baik melalui media digital.

Kalau Creative Class ini diadakan lagi, kelas apa yang ingin kamu ikuti dari 7 bidang yang ASIK sediakan?

Mari bergabung bersama Komunitas ASIK dan menjadi misionaris digital melalui talenta yang Tuhan berikan. Untuk melihat keseruan kegiatan ASIK lainnya, jangan lupa follow Instagram @yaski_asik.

Sampai jumpa di ASIK! Creative Class selanjutnya! ✨