
Tangerang, 27 Februari 2026 — Setelah pertemuan sebelumnya penuh antusias dan diskusi yang hangat, Komunitas ASIK (Aku Suka Ikut Kristus) kembali mengadakan Ngumpul ASIK untuk anak muda di Tangerang. Semangatnya masih sama: bertumbuh bersama, saling menguatkan, dan mengenal Yesus lebih dalam lagi.
Di Episode ke-2 kali ini membahas “Jesus Is…”
Kalau kamu terkenal, kamu mau dikenal karena apa?
Jadi artis? Model? Influencer? Orang baik? Atau karena pencapaian luar biasa?
Menariknya, kalau kita mengurutkan daftar orang paling berpengaruh dalam sejarah dunia, nama Yesus pasti ada di urutan teratas. Banyak karya seni lahir karena-Nya—lukisan, lagu, buku, bahkan film. Majalah Time pun pernah menyebut Yesus sebagai pribadi paling berpengaruh dalam sejarah manusia.

Bahkan secara sejarah, keberadaan-Nya bukan sekadar cerita iman. Banyak penelitian dan peninggalan sejarah yang menguatkan keaslian peristiwa-peristiwa dalam Alkitab. Itu sebabnya, kita bisa menjadikan Alkitab sebagai pegangan hidup yang kokoh dan dapat dipercaya.
Lalu, apa yang kita tahu tentang Yesus?
Kita tahu bagaimana Yesus memberi makan lima ribu orang hanya dari lima roti dan dua ikan—dan masih ada sisanya. Kita tahu bagaimana Ia membangkitkan Lazarus, menyembuhkan orang sakit, dan memulihkan mereka yang terbuang. Kita mengenal Tuhan yang penuh kasih, yang peduli bahkan kepada mereka yang dianggap dari kasta terendah.
Saat tidak ada yang mempedulikan kita, ingatlah: Yesus peduli.
Dalam sesi sharing, Nola berkata, “Terkadang kita punya rencana hidup yang sudah kita susun sedemikian rupa, tapi adakalanya rencana kita bisa hancur. Kita merasa gagal dan takut orang memandang rendah kita, tapi aku ingat bahwa apa yang terjadi pasti atas rencana Tuhan.”
Gita pun menambahkan, “Bahkan sebenarnya bisa jadi kejutan untuk kita, apa nih yang Tuhan mau kerjakan dalam hidup kita?”
Diskusi semakin menarik ketika membahas tentang kerendahan hati. Ego manusia sering kali naik seiring dengan kesuksesan. Kita belajar dari kisah Jeremy Lin, pemain basket yang sempat berada di puncak karier, namun mengalami cedera serius saat bertanding. Dalam prosesnya, ia belajar berdamai dengan keadaan dan menemukan cara baru untuk memberkati orang lain.
“Terkadang Yesus ingatkan kita untuk jangan terlalu sombong dengan pencapaian. Ego kita serahin ke Tuhan, pasti indah deh,” ujar Gideon.
Hana juga membagikan “Proses untuk mengetahui rencana Tuhan terkadang lama, perlu iman, dan mungkin kita baru sadar beberapa waktu kemudian.”
Memang, memahami rencana Tuhan bukan proses instan. Perlu waktu, perlu iman, dan perlu hati yang mau dibentuk.
Sekarang pertanyaannya buat kamu:
Siapa Tuhan Yesus yang kamu kenal?
Apakah Dia hanya tokoh sejarah? Guru moral? Pembuat mukjizat?
Atau Juruselamat pribadi yang memimpin hidupmu?
Mungkin, jawaban yang kamu cari bisa kamu temukan di Ngumpul ASIK, lewat firman Tuhan, diskusi terbuka, dan sharing bersama teman-teman yang saling menguatkan.
✨ Ayo datang dan ajak teman-temanmu!
🗓 Setiap Jumat minggu ke-2 dan ke-4 setiap bulan
⏰ Pukul 19.00 – selesai
📍 Gedung Heartline Center Tangerang
📲 Konfirmasi kehadiran: 0821 1303 0350 (Hana)